Bath City 2016/2017; Paruh Pertama Yang Menjanjikan

Saya ingin mengawali postingan kali ini dengan permintaan maaf karena sudah lama saya tidak memposting tulisan baru disini. Setelah pada tulisan terakhir Bath City mengalami pra musim yang kurang menggembirakan, musim kedua Bath City di Championship siap di mulai.

Piala Liga

Sebelum menceritakan perjalanan Bath City di liga, saya ingin membagi cerita perjalanan Bath City di League Cup atau Piala Liga. Terus terang turnamen ini merupakan prioritas ketiga saya di musim ini di bawah Liga Dan FA Cup. Alasannya cukup sederhana, prize money nya kecil. Jadi saya tidak terlalu kecewa ketika kami harus out di putaran ke-2.

Di dua pertandingan ini saya menurunkan tim cadangan untuk merotasi pemain inti yang saya turunkan di pertandingan Liga. Walaupun sempat menghajar Exeter 6-1 akhirnya kami harus mengakui keunggulan Derby 0-1 di kandang lawan.

Liga

Karena liga merupakan prioritas utama musim ini dengan target promosi ke Premiership musim depan, maka saya ingin Bath City untuk langsung tancap gas sejak awal musim. Sayang, jadwal yang kurang bagus mengharuskan Bath City menghadapi Newcastle yang baru saja terdegradasi dari Premiership. Ditambah dengan mental yang kurang bagus akibat dua kekalahan beruntun di akhir pra musim, Bath City harus pulang dengan tangan hampa dari St. James Park.

Pertandingan liga selanjutnya juga tidak kalah berat. Kami harus menghadapi tim yang hampir promosi ke Premiership musim kemarin, Huddersfield, di Twerton Park. Walaupun pertandingan berjalan dengan cukup seimbang, tapi efektifitas penyelesaian akhir mereka jauh lebih superior dari kami. Hasilnya, kami dipermalukan di kandang kami sendiri dengan skor 1-4.

Dua kekalahan beruntun di dua pertandingan awal ini sempat membuat saya takut target saya untuk bisa promosi di musim ini tidak tercapai. Untunglah, setelah kekalahan dari Huddersfield, para pemain bisa bangkit dan tidak terkalahkan di 16 pertandingan liga selanjutnya. Berikut hasil lengkap dari pertandingan Bath City di paruh pertama musim ini.

Dari semua pertandingan di atas, pertandingan melawan Wolves merupakan pertandingan yang hampir membuat saya sangat kecewa. Pertandingan ini sendiri berakhir dengan skor 6-5 untuk kemenangan kami.

Kenapa saya hampir sangat kecewa? Karena sampai dengan halftime, kami sudah unggul dengan skor 5-1, tapi di babak kedua para pemain seperti terlena dan membiarkan Wolves mencetak 4 gol tambahan yang membuat skor menjadi imbang di menit 86. Untunglah ada Diego Trotti yang mencetak gol keduanya di menit 89 dan berhasil mengamankan 3 angka di kandang sendiri. Benar-benar sebuah drama yang menegangkan.

Hasil-hasil bagus ini akhirnya membawa Bath City bisa bertarung di papan atas untuk memperebutkan tiket promosi langsung.

Walaupun perjalanan masih panjang, bila performa para pemain tidak terlalu jeblok, saya yakin kami bisa promosi ke Premiership musim ini.

Statistik Pemain

Bakary Dembele menjadi pemain paling bersinar di paruh awal musim ini. Sebenarnya musim kemarin pun dia sempat bermain bagus ketika dia menggantikan Lucas Riviere yang sempat cedera. Tapi saya tidak terlalu berani berani memainkan dia sebagai starter karena Lucas Riviere pun tampil bagus. Musim ini pun saya tidak berencana menjadikan dia striker utama. Tapi penampilan para striker baru yang jauh dari harapan akhirnya membuat saya berpaling ke Dembele dan dia membayar kepercayaan saya dengan sangat baik.

Matthias Vob seperti biasa menjadi penyumbang assist terbanyak di tim. Marek Zelenka yang musim kemarin penampilannya belum terlalu memuaskan, musim ini mampu tampil baik di barisan belakang bersama Diego Trotti. Yang paling mengejutkan adalah penampilan Anthony Magil. Saya sempat putus asa karena merasa dia tidak berkembang sesuai prediksi para pelatih dan penampilannya pun sangat mengecewakan musim kemarin. Tapi musim ini dia merupakan salah satu pemain andalan di lini tengah.

Secara umum saya cukup puas dengan kontribusi seluruh pemain. Hanya satu yang menjadi kekhawatiran saya. Dengan bagusnya penampilan kami di liga, klub-klub besar tentu akan melirik para pemain muda kami. Dengan kekuatan uang mereka, tentu tidak akan sulit bagi mereka untuk menggoda Presiden kami seperti yang terjadi di musim kemarin ketika saya harus kehilangan Lesjak dan Hanus. Di musim ini pun satu pemain masa depan saya yang lain telah di rampas dengan paksa hanya dengan iming-iming uang 2,4 juta euro.

Kali ini yang menjadi korbannya adalah Yohan Michel, pemain serba bisa kami.

Padahal dengan kemampuan dia yang seperti ini,

saya yakin dia akan menjadi bintang di Bath City. Yah tapi beginilah nasib Bath City. Semoga tidak ada lagi pemain yang harus keluar karena si Presiden tergiur dengan uang yang akan diberikan.

Salam Football Manager.

Categories: Bath City, FM 2012 | Tags: , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: