Bath City 2017/2018; Benar-Benar Musim yang Luar Biasa

Inilah mengapa saya susah berhenti bermain Football Manager. Keinginan merasakan sensasi kesuksesan membawa sebuah tim berprestasi sudah hampir seperti candu buat saya. Dan sensasi itu saya rasakan sekarang. Musim ini saya benar-benar menjalani musim yang luar biasa dengan Bath City. Sebuah tim dengan mayoritas pemain muda yang diprediksi akan terdegradasi, berhasil menjungkirbalikkan prediksi tersebut dengan semangat dan ambisi para pemainnya. Setelah gagal di Piala Liga, fokus Bath City beralih ke Liga dan Piala FA. Berikut cerita selengkapnya.

Liga Premier

Setelah di paruh pertama kami berhasil menempati posisi ke 6 di papan klasemen sementara, akhirnya kami bisa menutup musim kompetisi 2017/2018 ini dengan mempertahankan posisi tersebut di klasemen akhir.

Sebetulnya saya mengincar posisi ke 5 di klasemen akhir agar Bath City bisa memperoleh kepastian berlaga di kompetisi eropa musim depan. Tapi apalah daya, Liverpool dan Arsenal yang menjadi saingan utama dalam memperebutkan posisi tersebut masih terlalu tangguh untuk Bath City. Mereka berhasil mengalahkan Bath City ketika kami berhadapan secara langsung. Berikut hasil lengkap pertandingan Bath City di paruh kedua musim kompetisi ini.

Setelah kalah dari Arsenal, alih-alih berusaha mengejar posisi 5, saya memutuskan untuk sekuat tenaga mempertahankan posisi ke 6. Mempertahankan posisi ke 6 pun bukan tanpa perjuangan. Bolton memberikan tekanan yang sangat kuat sepanjang paruh kedua musim ini. Secara bergantian kami menempati posisi ke 6. Untung bagi kami, lawan kami relatif lebih mudah daripada lawan yang harus di hadapi bolton di pekan-pekan terakhir. Akhirnya kami berhasil mengunci posisi ke 6 di pekan ke 37. Berikut persaingan Bath City dan Bolton dalam memperebutkan posisi ke 6.



Selain pencapaian luar biasa kami karena berhasil finish di peringkat ke 5, satu hal lagi yang membuat saya sangat bahagia adalah kami kembali berhasil mengalahkan MU. Kami seperti benar-benar menjadi kelemahan MU musim ini. Walaupun mereka juara, kami bisa mengalahkan mereka dua kali yang mungkin membuat manager mereka sangat tidak puas dan penasaran. Setelah pada paruh pertama kami berhasil menaklukkan mereka di Theater of Dream, kali ini kami mengulangi pencapaian itu di Twerton Park. Ceritanya pun hampir sama dengan laga pertama dengan mereka lebih menguasai jalannya pertandingan.

Dewi keberuntungan mungkin memang lebih berpihak kepada kami daripada MU,hehehe…

FA Cup

Kesuksesan kami di Liga dengan finish di posisi ke 6, disempurnakan dengan pencapaian kami di Piala FA musim ini. Setelah tujuh tahun menangani Bath City, akhirnya saya bisa mempersembahkan gelar bergengsi buat para pendukung Bath City.

Sebuah pencapaian yang luar biasa karena kami bisa mengalahkan Liverpool, tim yang sebelumnya belum pernah bisa kami kalahkan. Terus terang saya tidak menyangka bisa memenangi Piala FA ini. Jangankan memenangi Piala ini, saya bahkan tidak menyangka Bath City bisa melangkah ke partai final karena kami harus berhadapan dengan kandidiat juara liga musim ini, Manchester City. Berikut perjalanan Bath City di Piala FA.

Setelah berhasil mengalahkan Man City dan melangkah ke partai puncak, pemain Bath City benar-benar tampil luar biasa mungkin mendekati sempurna. Menghadapi Liverpool yang sebelumnya belum pernah bisa kami kalahkan, kami bisa mendominasi jalannya pertandingan.

Para pemain tampil layaknya pemain-pemain yang sudah berpengalaman menghadapi partai besar. Mereka sama sekali tidak memberikan kesempatan bagi Liverpoool untuk mengembangkan permainan. Bila kiper Liverpool tidak tampil bagus, mungkin bukan hanya 4 gol yang bersarang ke gawang mereka dengan banyaknya peluang yang kami peroleh. Walaupun begitu saya tidak bisa meminta lebih ke pemain karena skor 4-0 dan keberhasilan kami memenangi Piala FA ini sudah merupakan sesuatau yang luar biasa bagi kami. Semoga piala FA ini merupakan awal datangnya piala-piala yang lain untuk menghiasi lemari piala Bath City.

Keberhasilan saya mempersembahkan Trofi Piala FA ini membuat saya menjadi legenda hidup klub Bath City.

Statistik Pemain dan Penghargaan

Di paruh kedua musim ini, Ousmane Diallo menjadi bintang tim menggeser Bakary Dembele.

Dia membayar harga mahal nya dengan gol-gol yang dia sumbangkan. Suporter yang semula merasa pembeliannya hanya membuang-buang uang, akhirnya mengakui kalau mereka salah dengan penilaian awal mereka. Walaupun mulai konsisten mencetak gol, Diallo masih terlalu sering membuang peluang yang diperolehnya. Efektifitas peneyelesaian akhirnya hanya 15%.

Mungkin saya akan melatihnya melakukan place shot agar efektifitas penyelesaiannya bisa meningkat di musim depan.

Rekrutan musim dingin yang lain, Robertinho, juga berhasil beradaptasi dan bisa tampil bagus dengan mencetak 10 gol dari 17(1) penampilannya. Mungkin musim depan dua pemain ini yang akan menjadi andalan saya di lini depan karena mereka berdua memang lebih cocok untuk peran Poacher dibandingkan Dembele.

Dimitri Roux pun tampil luar bisa terutama di Piala FA. Bisa dibilang dialah pemain kunci sehingga Bath City bisa mengangkat Piala FA musim ini karena dia menjadi top skorer di Piala FA. Di final pun dia menjadi Man of the Match.

Dengan penampilan bagus ini, mungkin musim depan saya akan lebih banyak memberikan kesempatan tampil buat dia.

Satu lagi pemain yang membuat saya sangat puas adalah Mathijs Vullings.

Penampilannya bisa dibilang sangat konsisten. Dengan usia yang baru 20 tahun, saya yakin dia bisa masih akan terus berkembang dan punya potensi untuk menjadi salah satu kiper terbaik di Inggris. Sedikit kelemahan dia adalah, kemampuannya berduel satu lawan satu dengan lawan. Dia masih sering kebobolan bila harus berhadapan langsung dengan penyerang lawan.

Akhirnya, dengan pencapaian luar biasa Bath City musim ini, saya dihadiahi penghargaan sebagai Manager of the Year.

Sayang, musim ini kembali tidak ada penghargaan untuk kategori pemain.

Inilah cerita akhir musim kompetisi 2017/2018 kami yang luar biasa. Semoga musim depan musim kami menjadi lebih luar biasa lagi di bandingkan musim ini. Terimakasih telah mengikuti cerita saya.

Salam Football Manager.

Categories: Bath City, FM 2012 | Tags: | 2 Komentar

Navigasi pos

2 thoughts on “Bath City 2017/2018; Benar-Benar Musim yang Luar Biasa

  1. Idris

    ditunngu bro postingan untuk musim selanjutnya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: