Bath City 2018/2019; Bursa Transfer dan Friendly Match

Hasil yang luar biasa di musim kemarin mengindikasikan betapa besarnya potensi pemain-pemain muda Bath City. Oleh karena itu, saya memutuskan untuk tidak banyak melakukan perubahan di dalam skuad Bath City. Dengan tidak banyaknya perubahan di tim, saya berharap kami bisa memulai kompetisi dengan bagus karena sebagian besar pemain sudah sangat memahami filosofi permaian Bath City, dan juga sudah saling mengerti kebiasaan satu pemain dengan yang lainnya.

Musim ini, target minimal dari pihak klub adalah finish di papan tengah. Walaupun saya yakin bisa melampaui target ini, saya tidak mengajukan target yang lebih tinggi dan menyetujui target yang diajukan oleh pihak klub. Karena saya lupa tidak mengambil print screennya, dan di game saya pesan itu sudah di hapus, berikut target lengkap pihak klub untuk tiap kompetisi yang diikuti oleh Bath City musim ini.

Dengan target tersebut, klub memberikan dana transfer sebesar € 30M dan gaji € 275k/w (klo tidak salah ingat). Seperti biasa, saya menurunkan jumlah dana transfer untuk memperbesar nilai gaji pemain.

Bursa Transfer

Walaupun saya sudah cukup puas dengan pemain-pemain yang sudah ada, saya tetap melakukan sedikit perubahan di dalam tim. Tujuan utamanya tentu saja memperkuat tim pada beberapa posisi yang saya anggap masih belum maksimal dan juga menambah jumlah pemain dengan status train in nation di Bath City karena jumlahnya masih sangat sedikit. Dan berikut aktifitas Bath City di bursa transfer awal musim ini.

Tranfer Keluar

Lefeuvre musim kemarin tampil jelek, sehingga ketika saya mendapatkan pemain penggantinya saya memutuskan untuk menjualnya. Januzaj dan Butland juga tersingkir dengan alasan yang sama karena saya mendapatkan pemain dengan kemampuan yang lebih baik dari mereka. Hanya Ousmane Diallo yang kepergiannya tidak saya kehendaki. Penampilan impresifnya di musim kemarin, membuat MU tergoda dan menawarkan uang 14.75 juta euro yang mana jumlah itu sudah melampaui Buy Out Clause nya Diallo. Saya sudah berusaha mempertahankannya dengan menawarkan pembicaraan kontrak baru. Sayangnya dia tidak mau merespon tawaran saya dan lebih memilih MU.

Transfer Masuk

Berikut profil pemain-pemain baru Bath City

1. Zeli Ismail (MR/AMR/ST), € 500K

Pemain sayap dengan kemampuan lari yang cepat. Dribling dan crossingnya juga lumayan bagus. Selain itu dia juga berstatus train in nation.

2. Callum Smith (MC), € 2.7M

Musim ini fokus saya memang menaikkan kreatifitas tim. Terutama di sektor tengah yang membutuhkan kreatifitas tinggi. Dengan kreatifitas yang lumayan bagus, fisik dan teknik yang bagus, saya merasa Callum Smith akan sangat cocok mengawal lini tengah Bath City. Selain itu dia juga berstatus train in nation.

3. Steve Joseph (MC, DM), € 975K

Stamina, dan mental bagus yang dimiliki Steve Joseph merupakan pertimbangan utama saya membeli dia selain karena dia juga berstatus train in nation.

4. Jak Alnwick (GK), Free

Penjaga gawang berstatus train in nation dengan reflek yang luar biasa dan kemampuan duel satu lawan satu yang jauh lebih bagus dari Vullings. Saya akan menurunkannya secara bergantian dengan Vullings.

5. Jonathan Zevenbergen (AMC,ST), Free

Penyerang muda Belanda yang berstatus train in nation karena sebelumnya adalah pemain MU. Pengganti Diallo yang di bajak oleh MU. Walaupun bukan tipe poacher (menurut pelatih, dia lebih cocok sebagai trequartista), saya akan mencobanya dengan role ini.

6. Jakop Mohr (MR/AMR), € 1.8M

Satu-satunya pemain yang tidak berstatus train in nation yang saya kontrak di awal musim ini. Pace yang bagus (walaupun akselerasinya kurang), dan teknik yang aduhai serta harga yang murah membuat saya tidak tahan untuk tidak membelinya. Dia akan bersaing dengan Zeli Ismail untuk menjadi starter di posisi sayap kanan.

Sebenarnya saya masih ingin menambah satu penyerang lagi untuk menggantikan Diallo. Sayangnya, pemain incaran saya juga menjadi incaran klub lain yang reputasinya lebih tinggi dari Bath City. Walhasil kami selalu kalah dalam perebutan pemain tersebut. Akhirnya saya memutuskan untuk memanfaatkan stok penyerang yang ada dan bila ini tidak berhasil saya masih punya uang untuk membeli pemain baru di bursa transfer tengah musim. Berikut keadaan dana transfer di akhir bursa musim panas.

Selanjutnya, saya mengajukan permintaan ke direksi klub untuk memperbaiki fasilitas latihan yang dimiliki Bath City guna menunjang tercapainya potensi maksimal pemain-pemain muda Bath City. Awalnya pihak klub menolak dengan alasan bahwa fasilitas latihan sudah cukup bagus untuk ukuran klub seperti Bath City. Dengan mengatakan bahwa setelah kerja keras saya membangun reputasi klub sampai seperti sekarang ini, paling tidak inilah yang bisa mereka lakukan untuk membalas kerja keras saya, akhirnya mereka menyetujui untuk membangun fasilitas latihan yang lebih modern.

Dengan fasilitas latihan yang lebih bagus, nantinya saya harapkan pemain kami lebih cepat berkembang untuk mencapai potensi maksimal mereka.

Pertandingan Persahabatan

Hasil pertandingan pre season kami bisa dibilang sangat memuaskan. Kami hanya kalah dari Celtic, itupun karena kami kurang beruntung dengan menyia-nyiakan bayak peluang yang kami peroleh.

Dengan statistik seperti ini tentu tidak selayaknya kami kalah. Tapi itulah indahnya sepakbola. Tim yang lebih baik tidak selalu akan menang. Selain melawan Celtic, kami bisa memenangi seluruh laga pre season kami, termasuk dengan calon rival, Leeds United dan juga Besiktas, tim yang sudah sering berlaga di kompetisi eropa.

Di awal kompetisi nanti, dengan status juara FA Cup, Bath City akan bertemu dengan MU sebagai juara liga di ajang Community Shield. Saya sangat menantikan pertandingan ini karena rekor kami melawan MU sangat bagus di musim kemarin. Apakah rekor bagus ini akan terus bertahan? Semoga jawabannya iya,hehehe…

Menjadi Pelatih Timnas

Setelah pergelaran piala dunia tahun 2018 usai, banyak tim nasional yang harus berganti pelatih baik karena dipecat atau mengundurkan diri. Salah satunya adalah sanag juara, Perancis. Laurent Blanc yang membawa Perancis juara mengundurkan diri untuk ganti menangani Inggris. Kesempatan ini coba saya manfaatkan dengan melamar ke FFF untuk bisa menggantikan Blanc. Hasilnya sungguh diluar dugaan karena mereka menerima lamaran saya sehingga mulai musim kompetisi 2018/2019 ini selain menangani Bath City, saya juga akan menangani timnas Perancis.

Bienvenue à l’hôte de la sigit équipe nationale française. Semoga saya bisa melakasanakan double job ini dengan sama baiknya.

Salam Football Manager.

Categories: Bath City, FM 2012 | Tags: , , , | 3 Komentar

Navigasi pos

3 thoughts on “Bath City 2018/2019; Bursa Transfer dan Friendly Match

  1. Idris

    Mantapz bos..lanjutkan

  2. Azis

    penasaran agan pake formasi apa –___– keren masbro *__*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: