Timnas Perancis; Piala Eropa 2020

Halo teman-teman, masih pada ngantuk gara begadang nonton Piala Eropa ya? Karena sekarang memang momennya Piala Eropa, maka postingan ini akan saya khususkan untuk menceritakan perjalanan Timnas Perancis di Piala Eropa. Tentu saja bukan Timnas Perancis yang sekarang, tapi Timnas Perancis di game FM saya dimana saya menjadi pelatihnya. Seperti yang telah saya ceritakan sebelumnya, Perancis berhasil lolos ke Piala Eropa 2020 sebagai juara Grup G pada babak kulifikasi. Di Piala Eropa 2020 ini, Perancis berada di Grup B dan akan bersaing bersama Inggris, Swiss dan Swedia.

Persiapan Sebelum Piala Eropa

Sebelum berlaga di Piala Eropa, saya mempersiapkan Timnas Perancis dengan mengadakan dua pertandingan persahabatan melawan Norwegia dan Skotlandia. Dua pertandingan persiapan ini kami menangkan dengan sangat meyakinkan. Norwegia kami hajar 7-1 sedangkan Skotlandia kami bungkam dengan 3 gol tanpa balas.

Dengan dua hasil bagus ini, kami sangat percaya diri dan merasa sangat siap menyongsong Piala Eropa.

Penyisihan Grup

Pertandingan pertama di penyisihan grup B mempertemukan kami dengan Swiss. Di pertandingan persahabatan tahun 2019 kemaren, kami berhasil menang 4-3 dengan pemain-pemain cadangan, maka saya yakin kali ini pun kami bisa menang karena saya akan menurunkan pemain-pemain terbaik kami. Dan kami pun berhasil mendomisasi jalannya pertandingan. Stephane Bertrand berhasil membawa Perancis memimpin dengan golnya di menit ke 25. Raphael Verane kemudian menggandakan keunggulan kami dengan sundulannya di menit 41. Babak pertama berakhir dengan keunggulan 0-2 untuk Perancis. Di babak kedua kami kurang beruntung karena tidak bisa menambah gol, sehingga skor akhir pun tetap 0-2 untuk keunggulan kami.

Menghadapi Swedia di pertandingan kedua, saya menurunkan tim yang sama persis dengan tim yang saya turunkan menghadapi Swiss karena saya memburu kemenangan untuk memastikan tiket lolos ke babak selanjutnya.Kami harus menunggu sampai menit 42 untuk bisa mendapatkan gol pertama kami di pertandingan ini. Adalah Dorian Causse yang berhasil menjebol gawang Swedia. Di awal babak kedua, Ishak Belfodil berhasil menambah keunggulan kami lewat golnya di menit ke 49. Sampai akhir pertandingan, kami berhasil mempertahankan keunggulan ini sehingga kami sudah memastikan diri lolos ke babak selanjutnya.

Pertandingan terakhir grup B mempertemukan kami dengan Inggris. Inggris sangat butuh kemenangan di pertandingan ini karena mereka kalah di pertandingan pertama melawan Swedia. Karena kami sudah pasti lolos, maka saya mengganti semua pemain yang turun di dua pertandingan awal. Saya ingin menjaga kebugaran pemain inti untuk menghadapi babak knockout. Hasilnya kami menyerah 1-0 dari Inggris.

Dengan dua kali menang dan sekali kalah, kami berhasil memuncaki grup B dan lolos ke babak selanjutnya.

Babak ke-2

Lawan kami di babak kedua adalah Turki yang lolos sebagai peringkat ketiga terbaik dari grup A.

Kami berhasil mendominasi dan menekan Turki sepanjang pertandingan. Mbaye Niang mengawali pesta gol kami di menit 32. Kerjasama apik antara Franck Roth dan Ishak Belfodil di akhiri dengan tendangan keras oleh Mbaye Niang dari dalam kotak penalti. Tusukan Antoine Griezman dari sisi kiri membawa Perancis unggul 2-0 di babak pertama. Dua menit babak kedua berjalan Raphael Verane menambah keunggulan Perancis menjadi 3-0 dengan headingan mautnya. Turki sempat memperkecil ketertinggalan mereka pada menit ke 57, tapi dua gol dari Ishak Belfodil di menit 65 dan 81 akhirnya melengkapi pesta go kami ke gawang turki.

Perempat Final

Di babak perempat final ini kami kembali berhadapan dengan Swedia. Saya sempat was-was karena kami sudah bertemu mereka di babak penyisihan grup dan berhasil menang. Biasanya bila terjadi situasi seperti ini, maka ganti Swedia yang akan menang. Untunglah kekhawatiran saya tersebut tidak terjadi. Bahkan kami bisa menang dengan skor yang lebih telak daripada saat babak penyisihan.

Kami sukses menekan Swedia dan mendominasi jalannya pertandingan. Ishak Belfodil dan Raphael Verane membawa Perancis unggul 2-0 di babak pertama. Stephane Bertrand melengkapi kemenangan kami menjadi 3-0 di menit ke 72. Sampai pertandingan berakhir, Swedia tidak mampu berbuat banyak dan kami pun lolos ke babak semifinal.

Semifinal

Spanyol yang di babak sebelumnya berhasil mengalahkan tuan rumah Belgia, telah menunggu kami di semifinal. Tanpa saya duga, kami berhasil mendominasi jalannya pertandingan.

Raphael Verane sukses memecah kebuntuan dengan sundulannya di detik-detik terakhir babak pertama. Di babak kedua Lenny Nangis sukses menggandakan kedudukan di menit ke 54. Walaupun Iker Muniain sempat memberikan harapan pada Spanyol dengan golnya di menit 82, kami bisa bertahan dengan baik di sisa waktu pertandingan. Hingga peluit tanda pertandingan berakhir dibunyikan, kami sukses mempertahankan keunggulan kami dan lolos ke partai puncak.

Final

Di partai puncak, kami kembali berhadapan dengan Inggris yang sebelumnya sukses mengalahkan kami di pertandingan grup B. Kali ini saya menurunkan tim terbaik Perancis dengan harapan bisa membalas kekalahan kami sebelumnya dan menjadi juara di Piala Eropa 2020. Walaupun saya telah menurunkan tim terbaik, Inggris tetap bisa menekan kami di awal-awal pertandingan. Arah pertandingan berubah ketika Rooney dikartu merah oleh wasit karena melakukan sliding dari belakang.

Dengan memanfaatkan keunggulan pemain, akhirnya Franck Roth sukses membawa Perancis memimpin dengan golnya di menit ke 19. Inggris yang sempat kehilangan keseimbangan akitbat dikartumerahnya Rooney, bangkit dan kembali menekan Perancis setelah Roth mencetak gol. Disinilah Hugo Lloris tampil sebagai pahlawan karena sukses membendung tendangan-tendangan pemain-pemain Inggris sehingga gawang Perancis tidak kebobolan sampai pertandingan berakhir. Dan Perancis pun berpesta karena sukses menjuarai Piala Eropa 2020.

Kesuksesan ini semakin lengkap karena Stephane Bertrand sukses menjadi pemain terbaik di Piala Eropa kali ini.

Pemain-pemain Perancis pun mendominasi susunan pemain impian Piala Eropa 2020.

Dan berikut adalah skuad lengkap Perancis yang berlaga dan sukses membawa pulang Piala Eropa 2020 (minus Steve Madanda karena dia langsung pensiun setelah turnamen selesai).

Setelah berhasil menjuarai Piala Eropa, tentu target selanjutnya adalah mempertahankan Piala Dunia di tahun 2022. Dengan usia pemain sekarang yang masih relaif muda-muda, saya yakin kami bisa mempertahankan gelar juara tersebut. Sekarang saatnya menikmati gelaran Piala Eropa yang sesungguhnya. Selamat begadang dan terus dukung tim jagoan teman-teman.

Salam Football Manager.

Categories: Downloads, FM 2012, Perancis | Tags: , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: