Musim Pertama di Juventus

Halo teman-teman, selamat datang di blog yang berisi coretan-coretan saya ini.

Postingan kali ini saya akan menceritakan perjalanan karir baru saya di Italia. Seperti yang telah saya ceritakan pada postingan sebelumnya, saya berkarir di Italia setelah Juventus menawari pekerjaan untuk menggantikan Conte. Saya pun menerima tawaran ini karena saya merasa tertantang menjadikan Juventus kembali berjaya di Serie A.

Ketika saya datang di bulan November, Juventus lumayan terpuruk karena berada di posisi 15 klasemen. Keadaan tidak bertambah baik saat kompetisi memasuki libur musim dingin, walaupun tidak bertambah buruk juga. Dengan tim yang masih beradaptasi dengan taktik saya, saya masih agak kesulitan memerikan kemenangan pada bagi Juventus.

Walaupun hanya menelan satu kali kekalahan ketika melawan AC Milan, dengan banyaknya hasil seri yang kami peroleh, Juventus masih belum beranjak dari peringkat 15 klasemen sementara.

Perkembangan ini tentu tidak bagus, karena bagaimananapun saya ingin Juventus bisa bersaing di papan atas dan walaupun tidak juara (sesuatu yang hampir mustahil karena beda poin kami dengan AC Milan 24 poin), kami bisa lolos ke Liga Champion tahun depan. Setelah melihat statistik beberapa pertandingan yang berakhir seri, akhirnya saya menemukan penyebabnya. Striker-striker yang kami miliki kurang bisa memaksimalkan peluang-peluang yang kami peroleh. Lihat saja beberapa statistik di bawah ini.

Juventus : Genoa = 1 : 1

Austri Vienna : Juventus = 0 : 0

Juventus : Napoli = 2 : 1

Di tiga pertandingan di atas, kami bisa mendominasi pertandingan, sayang penyelesaian akhir para penyerang kami yang jelek menjadikan hasil akhir yang kami peroleh menjadi kurang maksimal. Dengan pertimbangan ini, saya memutuskan melakukan belanja di bursa transfer bulan Januari.

Dari 5 pemain ini, 3 pemain berposisi sebagai penyerang untuk menambah daya gedor kami.

1. Ronald Özer (ST/AML), € 2,6M

Striker yang tidak terpakai di Aston Villa. Finishing, Off the ball, kemampuan fisik yang lumayan bagus dan harga yang murah membuat saya tertarik untuk memboyongnya, walaupun kemungkinan dia hanya akan menjadi pemain cadangan. Nilai tambah lainnya adalah dia juga bisa bermain di posisi sayap kiri.

2. Hugo (M/AMC/ST), € 10M

Pemain muda yang tidak betah menjadi cadangan di Man City dan minta di jual. Walaupun secara teknik dia kurang bagus, saya tergoda dengan mental dan kemampuan fisiknya. Walaupun lebih bertipe target man, tapi dengan lari yang lumayan cepat dan daya lompat yang luar biasa, dia akan menjadi alternatif bagus di lini depan.

3. Johann Robert (DR/WBR), € 3,9M

Karena di Juventus hanya ada satu orang bek kanan, maka Johann Robert sangat saya butuhkan dalam tim. Dengan harga yang murah dan attribute seperti di atas, saya merasa bersyukur bisa mendapatkannya.

4. Adriano Amoroso (DC/R),  € 3,9M

Mungkin teman-teman merasa saya mengeluarkan terlalu banyak uang untuk membeli pemain seperti ini. Saya juga akan merasa begitu seandainya dia bukan pemain dengan status train at club. Status dia lah yang menjadi alasan utama saya membelinya, karena saya membutuhkan pemain dengan status train at club untuk memenuhi kuota pemain di liga champion.

5. Busão (ST), € 22M

Pemain ini sudah menjadi incaran saya sejak saya masih menangani Bath City. Benar-benar pemain ideal untuk mengenakan jersey no. 9. Dengan kemampuan seperti diatas, saya yakin dia akan menjadi bintang Juventus di masa depan.

Dengan amunisi baru seperti ini saya siap mengarungi paruh kedua bersama Juventus dengan target lolos ke liga champion di musim depan. Dan memang, di paruh kedua ini penampilan kami jauh membaik dari pada di paruh pertama kemarin. Semakin fahamnya pemain dengan taktik yang saya terapkan dan juga tambahan pemain baru, membuat kami hampir menjadi tim yang tidak terkalahkan di liga.

Yup, di paruh kedua ini kami hanya mengalamai 4 kali seri dan 1 kali kalah!! Hasil yang benar-benar sangat memuaskan saya. Tapi satu-satu nya kekalahan yang kami rasakan, benar-benar terasa menyesakkan. Gawang kami di bobol Milan sampai dengan 8 kali!! Pasti menjadi rekor kebobolan terbesar  dalam beberapa puluh tahun terakhir.

Kalau yang diatas adalah pertandingan terburuk kami, maka yang berikut ini adalah pertandingan yang menurut saya paling menegangkan dan menghibur.

Pertandingan yang memang sudah seharusnya kami menangkan walaupun tentu tidak dengan cara yang mudah.

Hasil-hasil bagus di paruh kedua musim 2021/2022 ini menjadikan kami menjadi salah satu tim yang berhak mewakili Italia diajang liga champion musim depan.

Akhirnya di akhir musim kami bisa finish di peringkat ke 3 walaupun jarak dengan AC Milan tetap sangat jauh. Milan benar-benar dominan musim ini. Saya tidak tahu apakah musim depan mereka masih akan setangguh ini atau tidak. Bila masih, tentu akan sangat sulit untuk merebut gelar juara Serie A dari tangan mereka.

Liga Champion

Setelah lolos dari dari fase grup, kami dihadapkan pada undian yang sulit karena harus menghadapi Barcelona di putaran pertama babak knock out. Dengan skuad yang masih belum terlalu padu, akhirnya kami harus menyudahi perjalanan kami haya sampai Babak Pertama Knock out.

Inilah awal karir saya menangani Juventus. Tentu bukan awal yang jelek karena saya berhasil membawa Juventus finish di peringkat ketiga walaupun tidak mampu lolos jauh di Liga Champion.

Terimakasih sudah berkunjung dan nantikan postingan saya selanjutnya yang akan menceritakan perjalanan Perancis di Piala Dunia 2022 di Qatar. Komen para manajer sekalian sangat saya nantikan.

Salam Football Manager.

Categories: FM 2012, Juventus | Tags: , | 4 Komentar

Navigasi pos

4 thoughts on “Musim Pertama di Juventus

  1. anonymous

    gan boleh minta logopacknya ga gan ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: